Saat Tampil di Piala Asia Korut Tak Mau Disebut Korea Utara, Maunya Ini

Posted by

Korea Utara menjalani dua laga putaran grup penyisihan Piala Asia melawan Malaysia. Dua pertandingan yang digelar di Buriram, Thailand itu dimenangkan Kore Utara dengan skor sama, 4-1 pada pertemuan pertama dan 4-1 pada pertemuan kedua.

Dengan hasil itu Malaysia gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2019. Indonesia sendiri tidak lolos ke putaran final Piala Asia 2019 karena tidak tampil di kualifikasi terkait sanksi.

Ada cerita menarik yang diungkap oleh media Malaysia tentang pertemuan dengan Korut.

Cerita tentang Korut memang selalu menarik karena misteriusnya negara yang dipimpin Kim Jong Un ini.

Media Malaysia yang membuat liputan Piala Asia antara Malaysia dan Korea Utara diberi ‘pengajaran’ bagaimana memanggil nama negara komunis itu dengan betul.

Semasa jumpa pers sebelum pertandingan diadakan, seorang penerjemah dari Korea Utara meminta media Malaysia berhenti memanggil nama negara itu sebagai Korea Utara, sebaliknya menggunakan nama resminya, Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK).

“Jangan panggil kami Korea Utara, tidak ada Korea Utara,” kata pegawai negara itu yang kelihatan marah apabila media Malaysia berulang kali merujuk negaranya sebagai Korea Utara ketika sidang media di Stadium i-mobile di Buriram, dikutip Sportlova.com dari Sinar Harian, Selasa (14/11/2017).

Pegawai itu bertindak sebagai penerjemah untuk kapten Korea Utara, Kim Yu Song pada jumpa pers yang turut dihadiri pelatih Korut, Jorn Andersen yang dilahirkan di Norwegia tetapi berkewarganegaraan Jerman.

Pertandingan Malaysia lawan Korut tadinya dijadwalkan Maret 2017. Tetapi ditunda hingga karena hubungan diplomatik antara dua negara terkait pembunuhan Kim Jong Nam di Bandara KL 2 (KLIA2) pada Februari lalu.

Perlawanan itu juga menjadi mangsa kepada keadaan yang semakin buruk di Semenanjung Korea berikutan pelancaran peluru berpandu Korea Utara.

 

Sumber: sportlova.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *